6 Perusahaan Otomotif Terkemuka di Indonesia yang Menghentikan Sementara dan Membatasi Produksinya

6 Perusahaan Otomotif Terkemuka di Indonesia yang Menghentikan Sementara dan Membatasi Produksinya

6 Perusahaan Otomotif Terkemuka di Indonesia yang Menghentikan Sementara dan Membatasi Produksinya

 

6 Perusahaan Otomotif Terkemuka di Indonesia yang Menghentikan Sementara dan Membatasi Produksinya

6 Perusahaan Otomotif Terkemuka di Indonesia yang Menghentikan Sementara dan Membatasi Produksinya. Di saat terjadi pandemi corona seperti sekarang ini, yang terkena dampaknya bukan hanya kaum miskin maupun kaum menengah kebawah saja. Bukan juga pedagang kecil atau perusahaan kecil saja. Semua sektor usaha, baik kecil atau besar yang tidak berhubungan dengan Corona pasti terkena dampaknya. Bahkan, banyak yang mengalami kerugian besar. Untuk yang berhubungan dengan Corona, misal hand sanitizer dan masker, perusahaan yang membuat barang ini tentu mengalami kelonjakan.

Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada solusi, seperti perusahaan otomotif misalnya. Perusahaan otomotif ini memiliki cara- cara tersendiri untuk mengatasi atau setidaknya mengurangi kegiatan produksinya demi untuk membatasi karyawannya bekerja diluar rumah. Keputusan mereka ini tentu perlu di apresiasi dan patut untuk dijadikan contoh. Nah, perusahaan- perusahaan mana saja yang sedang menghentikan sementara produksinya dan membatasi kegiatan produksi mereka? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

  • Daihatsu

Perusahaan otomotif dari Jepang ini merupakan perusahaan pertama yang megumumkan ke publik adanya penyesuaian jam kerja dengan mengurangi kegiatan produksinya menjadi satu shift saja. Setiap pekerjanya akan bekerja selama 2 hari sekali dengan jam yang telah disesuaikan. Untuk divisi tertentu yang bekerja di kantor, sudah diberlakukan juga work from home. Meski begitu, perusahaan Daihatsu ini memastikan karyawannya tetap mendapatkan upah mereka secara utuh seperti biasanya.

  • Honda

Perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia yang juga memberlakukan aktifitas penghentian sementara pabriknya adalah Honda. Perusahaan ini menghentikan aktifitas pabriknya selama 2 pekan mulai dari tanggal 13 april 2020.

  • Toyota

Perusahaan otomotif Toyota juga sudah memberlakukan pembatasan jam kerja karyawan mereka menjadi 1 shift selama 2 pekan. Meskipun jam kerja karyawannya sudah dibatasi, perusahaan ini tetap menggaji karyawannya secara utuh sesuai dengan gaji mereka sebelumnya.

  • Isuzu

Sama seperti Toyota, perusahaan otomotif yang terkenal dengan kendaraan diesel ini juga sudah memberlakukan pembatasan kerja menjadi 1 shift di bulan April. Karena pengurangan jam kerja tersebut, otomatis jumlah hari kerja karyawan juga berkurang. Meskipun demikian, perusahaan Isuzu ini juga tetap menggaji karyawannya secara penuh seperti sebelumnya.

  • Suzuki

Perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia, Suzuki  juga sudah membuat kebijakan baru saat pandemi Corona ini. Mereka memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitas produksi mobil maupun motor selama 2 pekan. Semua kegiatan produksi yang ada di 3 pabrik mereka, yaitu Cakung, Tambun dan Cikarang akan dihentikan sementara sejak tanggal 13 April hingga 24 April 2020. Meskipun libur, perusahaan ini juga tetap menjanjikan gaji utuh kepada karyawannya.

 

  • Yamaha

Seperti perusahaan otomotif lainnya, perusahaan asal Jepang Yamaha juga sudah membuat kebijakan baru terkait pandemi Corona. Mereka juga memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan produksinya per tanggal 3 April hingga 19 April 2020. Meskipun melakukan pemberhentian produksi untuk sementara waktu, perusahaan ini juga memastikan bahwa stok motor untuk tanah air dan ekspor masih mencukupi. Untuk kegiatan penjualan menurut mereka akan tetap dilakukan seperti biasa.

Nah, itu tadi informasi tentang 6 Perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia yang menghentikan sementara dan membatasi kegiatan produksinya saat pandemi corona ini. Semoga dengan apa yang telah mereka lakukan dan perjuangkan untuk karyawannya akan tetap memberi semangat dan memberi contoh pada perusahaan lain. Terima kasih sudah mengunjungi laman ini, sampai jumpa!