6 Saham Perusahaan Otomotif di Bursa

6 Saham Perusahaan Otomotif di Bursa

6 Saham Perusahaan Otomotif di Bursa

 


 

6 Saham Perusahaan Otomotif di Bursa - Bagi Anda para pecinta dunia bisnis dan otomotif, mungkin akan penasaran bagaimana prospek perusahaan otomotif yang ada di negeri ini. Mungkim Anda juga bertanya-tanya apakah prospek perusahaan-perusahaan tersebut semakin baik atau malah menurun.

Semua pertanyaan itu tak lepas dari tahun politik 2019 yang diketahui oleh semua orang. Nilai rupiah terhadap dolar di tahun ini menurun. Tak hanya itu, di tahun itu juga terdapat beberapa produsen mobil yang meluncurkan produknya. Lalu, bagaimana kinerja perusahaan-perusahaan otomotif itu sebenarnya?

Jika Anda tertarik untuk menanam saham di perusahaan otomotif, alangkah baiknya Anda mengetahui dan mengenal dengan saham mereka di bursa. Berikut ulasa singkat mengenai saham dari enam perusahaan otomotif di Indonesia.

PT Astra Internetional Tbk (ASII)

Siapa yang kenal dengan perusahaan konglomerasi yang kerap kali memperdagangkan sahamnya dengan pihak asing. Perusahaan ini diakui sebagai perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, mulai dari kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan perniagaan.

Saham perusahaan otomotif yang satu ini sebanyak 50,11% dipegang oleh Jardine Cycle & Carriage Ltd. Sisanya, sebanyak 49,84% dipegang oleh publik.

PT Astra Otoparts (AUTO)

PT Astra Otoparts merupakan anak perusahaan dari PT Astra. Akan tetapi, perusahaan ini berfokus pada penjualan suku cadang atau spare part untuk kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua.

Sebanyak 80% saham Astra Otoparts (AUTO) dikuasai oleh PT Astra International Tbk. Sementara, sisa saham sebesar 20% dimiliki oleh publik.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)

Jika Anda mengetahui kendaraan merek Datsun, perusahaan inilah yang menjadi distributornya. Kepemilikan saham MPMX belum lama ini juga dibeli lagi oleh PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Sehingga, saat ini SRTG memiliki saham MPMX sebesar 48,63%. Saham sebanyak 15,33% dimiliki oleh Morninglight Investment S.a.r.l Luxemburg. Sedang Claris Investment Pte Ltd, Singapura, memiliki saham MPMX sebesar 6,80%. Sisanya, sebesar 22,17% saham MPMX dimiliki oleh publik.

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS)

Berdasarkan nama perusahaannya, Anda mungkin sudah bisa menebak bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan yang berdiri di bawah naungan Indomobil Group. Perusahaan imi berfokus di bidang retail, pembiayaan kendaraan bermotor, dan layanan purna jual. Selain itu, IMAS juga memiliki anak perusahaan lain yang bergerak di bidang otomotif.

Saham perusahaan otomotif ini sebesar 71,49% dimiliki oleh Gallant Venture Ltd. PT Tritunggal Intipermata memegang saham sebesar 18,17%. Sisanya, sebesar 10,34% dipegang oleh publik.

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)

Pemilik merek ban produk Indonesia ini laris manis di pasaran luar negeri. Persentase saham yang dilepas ke publik di perusahaan ini jauh lebih besar dibandingkan dengan perusahaan lain. Dengan begitu, Anda memiliki peluang besar untuk memiliki saham di PT Gajah Tunggal Tbk.

Hingga kini, saham GJTL sebesar 49,52% masih dikuasai oleh Denham Pte Ltd. Compagnie Pinanciere Michelin memiliki 10% saham GJTL. Sedangkan sisanya, sebanyak 39,25% dimiliki oleh publik.

PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA)

Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan penghasil ban. Achilles dan Corsa adalah merek dagang ban produksi MASA. Sejak tahun 2016, perusahaan ini juga menjalin kerjasama dengan salah satu klub sepak bola di Germain.

MASA juga melepas sejumlah besar persentase sahamnya ke publik, yaitu sebesar 48,77%. Sisanya, dimiliki oleh beberapa perusahaan seperti Pieter Tanuri, PT Central Sole Energy, dan lainnya.

Demikianlah 6 saham perusahaan otomotif  yang ada di bursa. Yang mana yang paling membuat Anda tertarik?