Astra International Tbk, 60 Tahun Bertahan dalam Industri Otomotif

Astra International Tbk, 60 Tahun Bertahan dalam Industri Otomotif

Astra International Tbk, 60 Tahun Bertahan dalam Industri Otomotif

 

Astra International Tbk, 60 Tahun Bertahan dalam Industri Otomotif - PT Astra International Tbk merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri otomotif. Awalnya, pada tahun 1957 Astra pertama kali berdiri dan merupakan sebuah perusahaan dagang kecil di wilayah ibukota. Kemudian, Astra menjadi salah satu distributor Toyota pada tahun 1969 dan ditunjuk menjadi distributor tunggal mesin perkantoran Xerox dan motor Honda di Indonesia pada tahun 1970.

Sejak tanggal 4 April 1990, Astra International Tbk telah tercatat dalam Bursa Efek Jakarta. Mayoritas kepemilikan saham perusahaan tersebut kini sebanyak 50,1% dimiliki oleh Carriage's & Jardine Cycle.

Tak hanya dalam bidang industri otomotif, PT Astra International Tbk juga memiliki ruang lingkup sebagai perusahaan jasa pertambangan, jasa konsultasi dan pembangunan mengenai penyaluran dan perakitan sepeda motor, mobil, serta suku cadangnya, perindustrian, pertanian, pengangkutan, pertambangan dan jasa terkait, penjualan dan penyewaan alat berat, pengembangan perkebunan, infrastruktur, jasa keuangan, dan teknologi informasi.

Perusahaan ini telah bertahan dalam industri otomotif selama enam puluh tahun lebih. Saat ini, PT Aetra International Tbk telah menjadi salah satu perusahaan besar di negeri ini. Dalam 170 perusahaan--termasuk anak perusahaan, jointly controlled entities, dan perusahaan asosiasi--Astra telah mempekerjakan sebanyak 185.580 orang karyawan.

Terdapat Catu Dharma yang dimiliki Astra International sebagai filosofi perusahaan, yakni memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan, menjadi perusahaan yang selalu berusaha mencapai yang terbaik, menghargai individu dan menjalin kerjasama, serta menjadi milik yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Dengan Catu Dharma tersebut, Astra dihantarkan pada visi dan misi untuk menyejahterakan bangsa melalui pemberian nilai terbaik bagi pemegang saham perusahaan industri otomotif ini.

Dengan kinerja, pelayanan, kualitas, serta beberapa faktor lain yang dicapai oleh Astra International, perusahaan ini pun mendapat banyak penghargaan, di antaranya yaitu sebagai Fortune Indonesia - Most Admired Companies pada tahun 2012, The Best 20 Most Admired Companies in Indonesia, The Best in Others Industrial Sector, The First Winner in Cross-Sector Industry, Asiamoney - Corporate Governance Pool tahun 2011, Best CSR Program 2012, Strongest Adherence to Corporate Governance, Most Consistent Dividend, Best Strategic Corporate Social Responsibility, dan masih banyak lagi.

Ada beberapa hal yang membuat PT Astra International Tbk bertahan dalam industri otomotif, salah satunya yaitu dengan menerapkan strategi pertumbuhan jangka panjang (Triple Roadmap Strategy), yaitu People Roadmap, Portfolio Roadmap, dan Public Contribution Roadmap. Dengan itu, Astra tahap pertumbuhan bisnis yang terus berlanjut hingga mencapai tujuan jangka panjang sebagai Pride of The Nation pada tahun 2020 ini.

Perusahaan ini juga selalu berusaha untuk selalu bisa memberikan yang terbaik di setiap bidang usaha. Kini, perusahaan Astra setiap tahunnya telah melayani lebih dari sepuluh juta pelanggan grup Astra atau konsumen dan telah memiliki sebanyak 208 perusahaan.

Selain faktor di atas, komitmen Astra International Tnk untuk terus mengeluarkan produk berkualitas dengan menembus industri dalam bidang properti juga membuat perusahaan ini bertahan selama enam puluh tahun lebih. Astra juga menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan aset utama perusahaan. Dengan begitu, perusahaan terus mengembangkan karyawan secara konsisten melalui pelatihan komprehensif, baik itu tingkat dasar, hingga ke level eksekutif.

Demikianlah review yang dapat kami berikan dalam artikel ini mengenai PT Astra International Tbk yang bertahan dalam industri otomotif. Kinerja yang baik juga sangat diperhatikan oleh perusahaan ini sehingga Astra selalu menciptakan inovasi baru dalam produknya.