Cara Membuat Analisis Studi Kelayakan Proposal Bisnis untuk Modal Usaha

Cara Membuat Analisis Studi Kelayakan Proposal Bisnis untuk Modal Usaha

Cara Membuat Analisis Studi Kelayakan Proposal Bisnis untuk Modal Usaha

 

Cara Membuat Analisis Studi Kelayakan Proposal Bisnis untuk Modal Usaha - Akhir-akhir ini, tak sedikit masyarakat di seluruh penjuru dunia yang memilih terjun ke dunia bisnis. Bukan hanya karena lapangan pekerjaan yang sedikit, tetapi juga lebih kepada hobi dan passion yang ingin dikembangkan. Selain itu, bisnis juga menjanjikan pendapatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan bekerja. Meski risiko yang harus ditanggung juga sama besarnya.

Jika Anda berniat untuk membuka sebuah usaha atau bisnis juga, tetapi Anda tidak memiliki modal usaha. Maka, alangkah baiknya Anda mencari investor untuk berinvestasi dalam pembangunan dan pengembangan bisnis tersebut dengan cara mengajukan proposal bisnis. Dengan begitu, modal awal pembangunan usaha lebih cepat terkumpul dalam jumlah besar.

Namun, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam membuat proposal usaha, atau pun jika Anda ingin melakukan analisis terhadap proposal yang diajukan kepada Anda, yaitu:

Aspek Umum Organisasi

Sebelum Anda membuat proposal usaha, Anda harus menganalisis apakah proposal bisnis untuk modal usaha tersebut layak diajukan. Salah satunya yaitu dengan mencantumkan beberapa hal dalam aspek umum organisasi, seperti:

- Nama unit usaha, misalnya UD Merbabu

- Legalitas Usaha. Dalam hal ini, Anda harus memiliki izin usaha dari pihak berwenang atas aktivitas usaha Anda atau perusahaan. Ada beberapa jenis izin usaha dari pemerintah terkait izin usaha dagang, salah satunya adalah Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

SIUP merupakan surat izin yang dikeluarkan oleh pejabat atau menteri yang ditunjuk untuk mengeluarkan izin kegiatan usaha jasa dan dagang. Surat izin ini diberikan untuk pelaku usaha perseorangan, koperasi, CV, firma, BUMN, dan lainnya.

- Organisasi. Dalam hal ini, Anda harus mencantumkan detail usaha Anda, seperti nama usaha, jenis, alamat, dan nama pemilik.

- Sumber Daya Manusia. Cantumkan juga sumber daya yang akan Anda gunakan dalam mendukung jalannya usaha, seperti distributor, tenaga kerja, dan masyarakat sekitar. Mengapa masyarakat sekitar juga terlibat? Sebab, mereka juga berperan penting dalam kemajuan usaha.

Aspek Pemasaran

Dalam proposal bisnis untuk modal usaha, Anda juga harus melakukan analisis kelayakan terhadap aspek pemasaran, seperti:

- Perkembangan permintaan dan penawaran saat ini

- Prospek permintaan dan penawaran di masa yang akan datang

 - Analisis kelayakan pemasaran yang meliputi strategi pemilihan tempat usaha, strategi produk, strategi harga, dan strategi promosi.

- Analisis persaingan, yaitu dengan melihat adanya usaha sejenis di target lokasi. Semakin banyak kompetitor, semakin kecil peluang potensi usaha.

- Program pemasaran yaitu dengan merancang stategi kompetitif dengan melakukan analisis terhadap kompetitor.

Aspek Teknis dan Operasi

Setelah menganalisis strategi dari aspek pemasaran, Anda harus menganalisis aspek teknis dan operasi, yang meliputi:

- Pengembangan. Dalam hal ini, usaha akan dikembangkan seperti apa, misalnya akan membuka cabang baru di tempat lain.

- Rencana pengoperasian usaha, yaitu dengan menganalisis di mana lokasi yang dipilih untuk menjalankan usaha.

- Pengaturan persediaan barang, yaitu dengan menyediakan fungsi manajerial untuk mengontrol persediaan.

Aspek Keuangan

Proposal bisnis untuk modal usaha juga harus diuji kelayakannya dari segi keuangan, seperti:

- Kebutuhan dana investasi, meliputi investasi harga tetap, biaya pra operasi, dan modal kerja.

- Rencana pembelanjaan dan sumber dana, meliputi modal sendiri atau pinjaman dari pihak lain. Sertakan berapa nominal kebutuhan modal usaha tersebut.

- Proyeksi keuangan, yaitu mencantumkan estimasi keuangan perusahaan, mulai dari pendapatan, biaya, laporan laba rugi, hingga kemampuan usaha dalam membayar hutang kreditur.

Itulah cara yang bisa Anda lakukan untuk menguji kelayakan proposal bisnis untuk modal usaha. Pastikan Anda telah melakukan survei sebelum menyatakan proposal tersebut layak diajukan. Semoga bermanfaat.