Goodyear, Produsen Ban Terbesar di Indonesia

Goodyear, Produsen Ban Terbesar di Indonesia

Goodyear, Produsen Ban Terbesar di Indonesia

 

 

Goodyear, Produsen Ban Terbesar di Indonesia - Goodyear Tire & Rubber Company atau yang biasa dikenal dengan perusahaan ban Goodyear adalah sebuah perusahaan pembuatan ban yang pertama kali didirikan oleh Frank Seiberling pada tahun 1898 di Akron, Ohio. Perusahaan ini tak hanya memproduksi ban mobil, tetapi juga ban untuk mobil balap, peralatan pertanian, truk, serta alat-alat berat lainnya.

Asal muasal penamaan Goodyear sebagai nama perusahaan adalah merupakan sebuah penghormatan kepada Charles Goodyear yang menemukan proses vulkanisasi karet. Salah satu faktor ban yang pertama kali dikeluarkan oleh Goodyear menjadi populer adalah karena proses pemasangan bannya sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak perawatan.

Perusahan penghasil ban terbesar ini juga dikenal akan Goodyear Blimp-nya yang diluncurkan pertama kali tahun 1925. Kini, Blimp menjadi salah satu ikon periklanan di Amerika Serikat yang paling mudah dikenali.

Sepanjang sejarah Formula Satu atau F1, Goodyear merupakan pemasok atau penyuplai ban tersukses yang pernah ada. Kemenangan terbanyak yang diraih dalam adu balap Formula Satu diraih oleh produsen ban terbesar ini. Namun, setelah musim 1998 berakhir, Goodyear tak lagi menjadi pemasok ban bagi Formula Satu. Saat ini Goodyear hanya menjadi pemasok ban tunggal bagi NASCAR.

Selain Formula Satu dan Nascar, Frank Seiberling juga menjadi pemasok ban balap Henry Ford pada tahun 1901. Ford menggunakan ban Goodyear Model T pada tahun 1908. Pada tahun 1909, Goodyear mulai memproduksi ban pesawat

Sebagai wakil direktur Goodyear, Pada tahun 1924 Litchfield mengadakan joint venture untuk membentuk Goodyear-Zeppelin Corporation bersama dengan Zeppelin. Hingga akhirnya, perusahaan ini dinobatkan menjadi perusahaan pengolah karet terbesar di dunia pada tahun 1926.

Goodyear melepas sahamnya ke publik di NYSE pada tahun 1927. Kemudian, perusahaan ini menjadi pionir untuk memproduksiban bagi pesawat kecil pada tahun 1930, yang dikenal dengan sebutan ban tundra.

Setelah enam puluh tahun bersinergi dalam dunia industri otomotif ini, Goodyear semakin tumbuh dan menjadi perusahaan multinasional yang setiap tahunnya memperoleh pendapatan miliyaran dollar.

Pada tahun 1991, produsen ban terbesar ini mengalami restrukturisasi besar. Perusahaan ini mempekerjakan mantan direktur Rubbermaid, Stainly Gault untuk mengembangkan perusahaan Goodyear. Efek dari kebijakan tersebut, sebanyak dua belas ribu pekerja terpaksa diberhentikan.

Titan Tire membeli divisi ban pertanian Goodyear pada tahun 2005 dan tetap memproduksi ban untuk pertanian tersebut di bawah lisensi dengan merek Goodyear. Pembelian divisi tersebut juga meliputi sebuah pabrik yang ada di Freeport, Illinois.

Dengan semua perkembangan dan kinerja yang terus ditingkatkan, akhirnya Gooyear diakui sebagai salah satu perusahaan paling terhormat di Amerika Serikat pada tahun 2008 oleh Majalah Forbes dan Reputation Institute (RI).

Pengakuan yang diberikan kepada perusahaan Goodyear tersebut didapat melalui survey yang dilakukan oleh RI dengan mengukur tingkat kekaguman, penghargaan, dan kepercayaan pelanggan atau konsumen atas suatu brand atau merek.

Selain itu, Goodyear juga diakui oleh majalah Fortune sebagai produsen suku cadang paling dikagumi di dunia. Perusahaan ini juga masuk dalam jajaran enam besar perusahaan yang paling layak mendapatkan kepercayaan di Amerika Serikat oleh majalah Forbes dan Audit Integracy, Inc.

Hingga kini, ada belasan anak perusahaan yang telah berdiri dari produsen ban terbesar di Indonesia dan di dunia ini. Beberapa di antaranya yaitu Bluestreak di Indonesia, dan LS2000 di Jepang. Apakah Anda termasuk salah satu pengguna ban produksi Goodyear?