Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Pertanian Bagi Milenial

Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Pertanian Bagi Milenial

Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Pertanian Bagi Milenial

 

 

Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Pertanian Bagi Milenial – Pandemi Covid-19 menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Selain masalah kesehatan, masalah pangan juga menjadi urgensi yang harus diselesaikan bersama. Solusi masalah ini adalah memperbaiki dan memaksimalkan kinerja masyarakat dalam sektor pertanian.

Hal ini sejalan dengan harapan Pemerintah RI untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dan swasembada pangan secara mandiri pada tahun 2045. Generasi muda saat ini, atau sering disebut sebagai milenial, dapat menjadikan sektor pertanian sebagai bisnis yang menjanjikan. Prospek ini dinilai menjanjikan, dengan adanya PSSB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, anak muda bisa lebih aktif dalam menghidupkan kegiatan di sektor pertanian.

Misalnya saja dengan memanfaatkan waktu luang untuk melakukan pertanian dengan model on farm secara mandiri, dan mendistribusikannya dengan sistem daring. Langkah ini di nilai tepat untuk mengatasi maalah pangan dan tetap menggerakkan roda perekonomian, walaupun dengan skala yang lebih kecil. Berikut merupakan contoh strategi membangun bisnis pertanian bagi milenial yang bisa Anda coba.

Menanam Sayur Organik

Sayuran organik belakangan ini banyak di buru oleh masyarakat, apalagi dengan kampanye hidup sehat yang semakin marak dilakukan. Salah satu cara untuk hidup sehat yakni dengan mengkonsumsi sayuran organik. Sayuran yang selama masa pertumbuhannya tidak mendapatkan pestisida ataupun obat kimia lainnya.

Generasi muda bisa memulai menanam sayur organik sedikit demi sedikit, terutama jika khawatir hama akan menganggu tumbuh kembang sayuran yang Anda pelihara. Untuk menjaganya tetap subur, Anda bisa menyiramnya setiap hari, menggunakan pupuk kompos organik, dan menerapkan penanaman sayur menggunakan kasa hitam.

Menanam Rempah dan Tanaman Herbal

Contoh strategi membangun bisnis pertanian bagi milenial selanjutnya adalah menanam berbagai tanaman herbal dan rempah yang bermanfaat. Indonesia dikenal luas karena produksi herbal alami dan rempah yang tinggi, Anda bisa dengan mudah mendapatkan bibitnya di toko tanaman yang menjual bibit obat herbal.

Menanam tanaman herbal juga tidak membutuhkan lahan yang luas, Anda bisa meletakannya di pot atau halaman depan rumah Anda. Umumnya tanaman herbal berukuran tidak terlalu besar, sehingga mudah dipelihara. Sektor pertanian ini juga cukup diminati, karena pangsa pasarnya yang tidak  kalah luas.

Menanam Bibit

Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, Anda bisa menanam berbagai macam tumbuhan hanya sampai bibitnya bertunas, kemudian menjualnya. Banyak sektor pertanian yang membutuhkan bibit dalam jumlah yang besar, sebab mereka ingin lebih praktis dengan melakukan pembelian bibit secara borongan.

Untuk contoh strategi membangun bisnis pertanian bagi milenial dalam menjual bibit, Anda bisa menanam bibit yang banyak dicari oleh masyarakat pada waktu tertentu, atau menanam bibit tumbuhan yang selalu dicari dan tidak mengikuti musim. Beberapa sayuran bibitnya terus dicari oleh masyarakat, misalnya cabai, tomat, dan lain-lain.

Selain mencoba menanam berbagai sayuran maupun tanaman herbal, Anda juga bisa berjualan alat-alat pertanian. Dengan meningkatnya minat generasi muda untuk melakukan kegiatan agraria, Anda bisa mengambil kesempatan tersebut sebagai prospek yang bagus untuk berjualan alat pertanian. Jika masih kesulitan untuk melakukan penjualan secara mandiri, Anda bisa bergabung untuk menjadi reseller, sehinga lebih hemat biaya.

Itulah beberapa prospek dan contoh strategi membangun bisnis pertanian bagi milenial. Selain menguntungkan, kegiatan ini juga bermanfaat sebagi pengisi waktu luang yang bermnafaat. Apabila dilakukan secara serius, bukan tidak mungkin Indonesia nanti benar-benar bisa melakukan swasembada pangan secara mandiri.